Friday, July 24, 2009

Cermin Rasa Syukur dan Mengingat Tujuan hanya Allah semata

Assalamu`alaikum
Bersyukur...itu kata yang terlintas ada di kuping ini pagi pagi.....yah tidak ada manusia yang sempurna..semua pasti ada kekurangan... tapi konsekuensi untuk memahami apa yang di punya sangat lah jarang....

Kita sering kali tidak sadar kalau kita diberi anugerah yang tak terhingga...bagaimana kehidupan yang ada di sekitar kita...cobalah sejenak melihat di samping dan putar balik ke dalam memori masa lalu... apa saja yang terlihat, terbayang, bagaimana peran kita di dalam
masa lalu...bagaimana kita bisa memberikan manfaat bagi yang lain,
bagiamana peran orang-orang disekitar kita yang tak pernah lelah memberikan dukungannya kepada kita, bagaimana mereka rela berkorban peluh dan hati nya untuk kita, bagiamana orang orang itu menasehati kita bila kita salah tak berjalan pada yang seharusnya...


Bagaimana mereka bisa menerima kita dengan segala kekurangan kita,
bagaimana mereka bisa bersama kita kala kita jatuh dan tersudut....sungguh masihkah pantas kita untuk bangga ..masihkah kita sombong atas apa kita peroleh saat ini...pantas kah kita bersikap tak acuh pada mereka...atas apa lagi yang bisa memberikan kita untuk tak acuh kepada mereka yang senantiasa ada di samping kita.. berbagi kisah dukanya...mengarungi hidup ini.. mampu merubah kekurangan kita menjadi lengkap dengan hadirnya mereka....

sungguh Allah itu maha pengasih atas segala nikmatnya.. bagaimana kita mampu mengungkapkan perwujudan rasa syukur kita atas segala yang ada kepada sang maha pencipta yang telah menciptakan semuanya ini... kepada sang maha raja yang sanggup mengubah segalanya...Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)Ku”. (Al-Baqarah: 152)

Salah satu perwujudan rasa syukur kita atas segala nikmat yang kita rasakan dan peroleh dalam islam telah di jelaskan : “Karena itu, maka hendaklah Allah saja kamu sembah dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur”. - Azzumar ayat 66 , dan masih byak lagi ayat lainnya... ada pun secara konkret rasa syukur kita kepada Allah lebih kepada ibadah kita, bagaimana konteks kuantitas dan kualitas yang kita lakukan semata-mata kepada Allah, dan bukan untuk memperoleh apa yang sering bersembunyi dibalik asa, apa yang menjadi tujuan lain....

Adalah wajar sebagai manusia untuk ingin memperoleh sesuatunya dengan cukup, apa yang di inginkan menjadi kenyataan, namun bagaimana apa yang kita tersebut menjadi bagian dari yang lainnya... kadang kita lupa dan terlalu sombong untuk mengakui bahwa itu semua bukanlah milik kita... semuanya hanya pinjaman dari sang maha kuasa, hanya titipan dan dapat saja Allah mengambilnya... kita lupa bahwa masih ada bagian dari mereka yang fakir dan kurang... bahwa islam mengajarkan berbagi dan belas kasih adalah sesuatu yang sempurna..
sesuatu yang membuat kita selalu ingat kalau kita bukan lah apa-apa
ya itulah zakat. ... bagaimana kita menjadi amat kecil di hadapanNya tak ada apa-apa bahakan dengan segala apa yang kita punya... itu semua bagaikan buih air yang ada di lautan.....Tidaklah masuk surga seseorang yang di hatinya terdapat kesombongan sebesar dzarrah (atom). (HR Bukhari)...

Dilain Sisi ada lagi dalam diri kita yang senantiasa membisikan mendorong diri ini dengan berbagai tumpukan rencana, tumpukan nafsu dan keinginan... Adalah baik bagi kita untuk merencanakan hidup ini agar tidak melenceng...namun sekali lagi kita sebagai orang islam tentunya pedoman yang hakiki yang di tinggalkan nabi besar kita Muhammad SAW, yaitu alquran dan sunnah, bagaimana diri ini dan hati ini senantiasa melibatkan al-quran dan sunnah dalam segala rencana kita, bagaimana kita sering menggunakan pedoman dasar kita sebagai umat islam untuk merencanakan dan berpedoman yang Allah tetapkan......

bukankah rencana Allah itu lebih pasti dan pastinya benar, tidak ada yang keliru....allah punya skenario terbesar untuk diri kita, dan pastinya pandangan Allah tidaklah salah.... apa yang dipandang baik dimata kita belum tentu baik menurut Allah.....jgn lah kita bersedih hati atas apa yang kita terima ..atas musibah yang menimpa....cuma satu pedoman kita.. dan yang ingat...adalah allah ada dalam segalanya gerak langkah kita.. adalah allah yang menciptakan kita...dan menentukan yang terbaik untuk kita... bila kita TELAH mampu untuk menuju sesuatu yang hakiki adalah allah semata, tentunya allah akan makin sayang kepada kita...dan dia tidak akan tega membuat hambanya yang senantiasa ingat pada Nya untuk jaTuh dalam kehancuran....akhir kata semoga kita dapat senantiasa mensyukuri nikmat Nya ini yang tiada pernah terhenti......

wassalamualaikum

No comments:

Post a Comment